DI BATIN SEORANG PEREMPUAN
Jelas wajahmu
lolos waktu
hilang warna rindu
di batin seorang perempuan
kemilau kebenarannya
namun sendu
sering berhantu di hadapan hidupnya
mereka bersandiwara
ketika mahu kesempatan terhitung
ketika gusar melanda
seorang perempuan menempuhi bersendirian
walaupun asalnya dibait
dengan kewarasan
akhirnya
dibiarkan kelesuan.
AL HISYAM,
KUALA KANGAR.
Saturday, January 26, 2013
Friday, January 25, 2013
BIAR KEBISUAN INI
MENYERLAHKAN PERJUANGAN DAN KEBENARAN
(KARYAWAN PK)
Dalam sebuah penjelasan
kita tidak terlepas
dari persoalan
jika kesunyian itu
masih punya penantian
biar kebisuan ini
menyerlahkan perjuangan dan kebenaran
andai esok mungkin melahirkan pembaharuan
pada setiap idea dan isi.
AL HISYAM,
KUALA KANGSAR.
MENYERLAHKAN PERJUANGAN DAN KEBENARAN
(KARYAWAN PK)
Dalam sebuah penjelasan
kita tidak terlepas
dari persoalan
jika kesunyian itu
masih punya penantian
biar kebisuan ini
menyerlahkan perjuangan dan kebenaran
andai esok mungkin melahirkan pembaharuan
pada setiap idea dan isi.
AL HISYAM,
KUALA KANGSAR.
Sunday, January 13, 2013
SETELAH KITA MENERIMA KERELAAN INI
Atas kesanggupan sebuah pernafasan
kita menyakinkan keterbelitan itu
akan kelurusan jua
namun kelekaan dan keasyikan
hanya menimbulkan keraguan
setelah kita menerima kerelaan ini
dalam kehormatan
pasrah
kejiwaan
menghitung setiap waktu
menempis keceluparan
menangkis kefitnahan
tapi tetap mahu menjatuhkan peradaban
demi maruah yang semakin kekeliruan
dari nafsu pengkhianatan.
AL HISYAM,
KARYAWAN PK.
Atas kesanggupan sebuah pernafasan
kita menyakinkan keterbelitan itu
akan kelurusan jua
namun kelekaan dan keasyikan
hanya menimbulkan keraguan
setelah kita menerima kerelaan ini
dalam kehormatan
pasrah
kejiwaan
menghitung setiap waktu
menempis keceluparan
menangkis kefitnahan
tapi tetap mahu menjatuhkan peradaban
demi maruah yang semakin kekeliruan
dari nafsu pengkhianatan.
AL HISYAM,
KARYAWAN PK.
Monday, November 12, 2012
TAK CUKUP-CUKUP
Tak cukup
tak cukup
tak cukup
entahlah berapa banyak yang hendak dihirup
tak cukup
tak cukup
tak cukup
jangan sampai rezeki tertutup
tak cukup
tak cukup
tak cukup
serahlah pada diri menghitung kemuncup
yang melekat di kaki seluar dengan air bayah kuyup
untuk meneruskan cita-cita yang masih hidup.
Tak cukup
tak cukup
tak cukup
entahlah berapa banyak yang hendak dihirup
tak cukup
tak cukup
tak cukup
jangan sampai rezeki tertutup
tak cukup
tak cukup
tak cukup
serahlah pada diri menghitung kemuncup
yang melekat di kaki seluar dengan air bayah kuyup
untuk meneruskan cita-cita yang masih hidup.
Saturday, September 1, 2012
Merdeka
siapakah yang merdeka
pada jiwa
pada bahasa
pada bangsa
pada tanah airnya
ketika jurangnya telah berbeda
generasi muda
tidak merasa pengorbanan yang tua
begitu sukar bebas dari belenggu sengsara
siapakah yang merdeka
pada jiwa
pada bahasa
pada bangsa
pada tanah airnya
ketika jurangnya telah berbeda
generasi muda
tidak merasa pengorbanan yang tua
begitu sukar bebas dari belenggu sengsara
namun merdeka juga
punya isi dan maknanya
suatu masa mencari sebenarnya
yang memberi kmerdekaan kita.
punya isi dan maknanya
suatu masa mencari sebenarnya
yang memberi kmerdekaan kita.
AL HISYAM.
BELUM TERLAMBAT SYAWAL INI
MENUKILKAN AKU DALAM REALITI
Tanah perkuburan awal pagi 1 Syawal
tidak memesan perkhabarannya
ingat aku ketika itu
ziarah rutin manusia yang masih insaf
terus hadir menghadiahkan surah lazim
Tapi lewat malam
berita sepi
memberitahu seorang teman pergi dijemput ILLAHI
aku terkenang 1 pagi Syawal
tanah perkuburan yang aku jejaki
tidak punya cerita lagi
Belum terlambat Syawal ini
menukilkan aku dalam realiti
seorang anak bangsa yang merdeka
berjasa pada negara
menemui ajalnya
setelah derita sekian lama
dan menahan hidup yang sengsara
walaupun pengorbannya tidak dilupakan juga.
AL HISYAM,
KUALA KANGSAR.
MENUKILKAN AKU DALAM REALITI
Tanah perkuburan awal pagi 1 Syawal
tidak memesan perkhabarannya
ingat aku ketika itu
ziarah rutin manusia yang masih insaf
terus hadir menghadiahkan surah lazim
Tapi lewat malam
berita sepi
memberitahu seorang teman pergi dijemput ILLAHI
aku terkenang 1 pagi Syawal
tanah perkuburan yang aku jejaki
tidak punya cerita lagi
Belum terlambat Syawal ini
menukilkan aku dalam realiti
seorang anak bangsa yang merdeka
berjasa pada negara
menemui ajalnya
setelah derita sekian lama
dan menahan hidup yang sengsara
walaupun pengorbannya tidak dilupakan juga.
AL HISYAM,
KUALA KANGSAR.
Subscribe to:
Posts (Atom)